Mengenal Pengelola Keuangan Gampong

LAMBAED.DESA.ID – Pengelolaan keuangan gampong merupakan tugas yang melekat pada seluruh aparatur pemerintah gampong mulai dari Keuchik, Sekretaris Gampong, Bendahara Gampong sampai dengan perangkat Gampong.

Tanggung jawab utama dari tim ini ialah menjaga kelancaran dan ketertiban pengelolaan keuangan Gampong mulai dari perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan sampai pelaporan dan pertanggunjawaban. Artinya, pengelolaan keuangan gampong adalah tugas kolektif.

Resiko apabila terjadi kemacetan pada satu atau dua orang akan menjadi beban kerja yang membuka peluang penyimpangan dan hambatan pengelolaan keuangan.

Struktur Tim Pengelola

Struktur organisasi pengelola keuangan Gampong secara hirarkis tidak terlepas dari jabatan yang melekat pada sistem organisasi pemerintah Gampong. Artinya, kedudukan dan tugas dalam pengelola keuangan Gampong tetap mengacu pada jabatan masing-masing unsur aparat pemerintah Gampong.

Secara organisasional tim pengelola keuangan Gampong terbagi menjadi dua unsur yakni Pemegang Kekuasaan Pengelola Keuangan Gampong (PKPKG) dan Pelaksana Teknis Pengelola Keuangan Gampong (PTPKG).

A. Pemegang Kekuasaan Pengelola Keuangan Gampong (PKPKD)

Tanggung jawab PKPKG dipegang oleh Keuchik selaku pemimpin yang dipilih oleh rakyat. Sebagai PKPKG, Keuchik mempunyai kewenangan antara lain:

  1. Menetapkan kebijakan tentang pelaksanaan APBG
  2. Menetapkan PTPKG
  3. Menetapkan petugas yang melakukan pemungutan penerimaan Gampong
  4. Menyetujui pengeluaran atas kegiatan yang ditetapkan dalam APBG
  5. Melakukan tindakan yang mengakibatkan pengeluaran atas beban APBG
  6. Pelaksana Teknis Pengelola Keuangan Gampong (PTPKG)

Tugas utama PTPKG ialah membantu Kepala Keuchik dalam melaksanakan pengelolaan keuangan Gampong. Koordinator PTPKG dipegang oleh Sekretaris Gampong dan dibantu oleh dua unsur yakni kepala urusan (kaur) dan bendahara. Kepala urusan bertanggungjawab sebagai pelaksana kegiatan yang sesuai bidangnya. Sementara bendahara merupakan unsur staf sekretariat Gampong yang membidangi urusan administrasi keuangan untuk menatausahakan keuangan Gampong.

B. Tugas Sekretaris Gampong selaku koordinator PTPKG antara lain:

  1. Menyusun dan melaksanakan kebijakan pengelolaan APBG
  2. Menyusun rancangan peraturan Gampong tentang APBG, perubahan APBG, dan pertanggungjawaban APBG.
  3. Melakukan pengendalian terhadap pelaksanaan kegiatan yang telah ditetapkan dalam APBG
  4. Menyusun pelaporan dan pertanggungjawaban pelaksanaan APBG
  5. Melakukan verifikasi terhadap bukti-bukti penerimaan dan pengeluaran APBG.

Sementara kepala urusan bertugas untuk:

  1. Menyusun rencana pelaksanaan kegiatan yang menjadi tanggungjawabnya
  2. Melaksanakan kegiatan dan/atau bersama Lembaga Kemasyarakatan Gampong yang telah ditetapkan dalam APBG
  3. Melakukan tindakan pengeluaran yang menyebabkan atas bebas beban anggaran belanja kegiatan
  4. Mengendalikan pelaksanaan kegiatan
  5. Melaporkan perkembangan pelaksanaan kegiatan kepada Keuchik
  6. Menyiapkan dokumen anggaran atas beban pengeluaran pelaksanaan kegiatan

Dan, tugas Bendahara Gampong antara ialah menerima, menyimpan, menyetorkan/membayar, menatausahakan dan mempertanggungjawabkan penerimaan pendapatan Gampong dan pengeluaran pendapatan Gampong dalam rangka pelaksanaan APBG.

Masing-masing pihak yang terlibat langsung dalam tim pengelola keuangan Gampong dituntut untuk mampu membangun mekanisme koordinasi yang dapat menghindari tumpang tindihnya tugas dan tanggung jawab.

Hal penting yang harus diperhatikan dalam upaya pengangkatan pengelola keuangan Gampong ialah proporsi keterwakilan perempuan. Untuk itu, apabila aparatur pemerintah didominasi oleh laki-laki maka dalam mengangkat anggota pelaksana kegiatan dari unsur masyarakat diprioritaskan dari kelompok perempuan. Semoga Bermanfaat

Sumber : sekolahdesa.or.id

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan