Tradisi Kenduri Blang Di Gampong Lambaed

LAMBAED.DESA.ID – Diawali dari keinginan mengangkat adat budaya kenduri turun ke sawah yang secara turun temurun dilakukan, kenduri blang di Aceh Besar Khususnya Gampong Lambaed,  Minggu 03 Maret 2019 melakukan Kenduri Blang. Adat turun ke sawah ini merupakan tradisi bagi petani Warga Gampong Lambaed yang akan memulai menanam padi.

Zaman dahulu, adat ke sawah yang akrab dikatakan kenduri blang ini merupakan tradisi yang harus dilakukan oleh sekelompok komunitas petani. Sebagai sebuah tradisi turun temurun, tentu dimungkinkan perbedaan seremoni adat tersebut antara zaman dulu dan sekarang.

Secara khusus Khanduri Blang ini merupakan rutinitas Petani  di Gampong Lambaed, Kecamatan Kutabaro, Kabupaten Aceh Besar. Petani Gampong Lambaed Secara Rutin mengadakan acara adat kenduri blang.

Asal usul kenduri blang ini sudah ada sejak zaman nenek moyang. Tradisi ini dilakukan untuk peusejuek bibit yang akan diturunkan setiap tahun (tahun yang akan dilakukan penanaman padi). Sebelum kenduri, terlebih dahulu mufakat pesiapan kenduri  Biasanya menyembelih ayam dan menyediakan nasi nasi bungkus atau bu kulah. yang di kulah sesuai kemudahn, ada yang porsi untuk 1 orang sampai porsi untuk 5 orang. setelah di masak di rumah , nasi tersebut di bawa ke sawah dan di kumpul kan, setelah semua warga keluar dan berkumpul lalu nasi tersebut di bagikan dan makan bersama sama.

Dalam tatacaranya,  Dalam kenduri blang itu juga dilakukan doa bersama  semoga tanaman padi tahun ini berkat hingga dapat dizakatkan.

Jika dilihat sekarang, hampir semua petani menggunakan pestisida untuk menghindari serangan hama. Namun, petuah orang-orang terdahulu untuk menghindari serangan hama, petani menggunakan ranting buluh gading yang masih hidup, daun pinang kuning, daun puding, dan daun ara emas. Daun-daun itu diikat menjadi satu ditancapkan di tengah-tengan sawah. Hal ini dilakukan agar terhindar dari serangan hama seperti ulat, tikus, dan lain sebagainya. Menurut kepercayaan masyarakat, bau daun-daun tersebut menyengat sehingga ulat, tikus, dan hama lainnya tidak berani mendekat.

manfaat dilakukan kenduri blang antara lain: pertama, mengetahui berapa banyak kelompok penanam padi di sawah dan perencanaan penanaman padi. Kedua, mengadakan gotong royong secara bersama-sama. Ketiga mengadakan peraturan pantangan-pantangan di sawah, hal ini dilakukan agar semua petani tetap menjaga pantangan-pantangan secara kebersamaan. Keempat, mengadakan peraturan pananaman, hal ini dilakukan untuk menghindari agar tidak ada petani yang terlambat menanam padinya. Apabila ada salah satu petani yang terlambat menanam padi, ditakutkan nantinya padi yang ditanamnya akan ketinggalan panen, yang mengakibatkan padinya akan terserang hama lebih mudah.

Berikut beberapa dokumentasi Kenduri Blang Gampong Lambaed

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan