Aceh Besar Butuh Irigasi

LAMBAED.DESA.ID, Aceh Besar – Tiga kecamatan di Kabupaten Aceh Besar membutuhkan pembangunan irigasi untuk mengairi sawah mereka yang selama ini masih tadah hujan.

“Dari turun langsung ke lapangan bertemu masyarakat, kita banyak menerima keluhan-keluhan masyarakat, diataranya perlu irigasi atau embung untuk mengairi persawahan di musim kemarau,” ungkap anggota DPRK Aceh Besar Anisrullah kepada wartawan di Darul Imarah, Minggu (8/4/2018).

Anisrullah anggota dewan dari PKS selama masa reses mengunjungi warga di tiga kecamatan di Aceh Besar yakni Darul Kamal, Darul Imarah, dan Simpang Tiga.

Anisrullah menyebutkan, seperti di Kecamatan Darul Kamal, masyarakat meminta pemerintah membangun irigasi atau setidaknya embung penyimpan air sehingga saat musim kemarau tetap memiliki air mengaliri sawah.

Kecuali itu, ungkapnya lagi, masyarakat juga meminta normalisasi drainase dan riol yang selama ini tersumbat sehingga sering menimbulkan banjir di kawasan padat penduduk di Gampong Gue Gajah, Lambheu dan Garot, Kecamatan Darul Imarah.

Katanya, permintaan lainnya dari masyarakat yakni pengadaan bibit, pupuk, dan pompa untuk mengairi sawah.

Sementara itu, dalam kegiatan reses, Anisrullah sebagai anggota dewan yang berlangsung di aula komplek Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Lampeuneurut. Para peserta yang hadir umumnya guru pendidikan anak usia dini (PAUD) dari Kecamatan Darul Kamal, Darul Imarah, dan Simpang Tiga, meminta peningkatan kesejahteraan.

“Sebelumnya, melalui dana aspirasi saya sudah membantu pengadaan alat peraga edukatif bagi anak-anak PAUD di tiga kecamatan tersebut. Tahun ini kita plotkan anggaran untuk kegiatan guru,” paparnya.

Disebutkannya, kebutuhan masyarakat yang kecil-kecil sudah tertampung dalam dana aspirasi, sedangkan yang besar-besar masuk dalam pokok pikiran dewan yang akan disampaikan dalam sidang paripurna.

Anggota DPRK Aceh Besar dari Komisi III yang membidangi keuangan ini menyatakan, semua keluhan, permintaan, kebutuhan, kendala, dan masukan dari masyarakat akan disampaikan dalam sidang paripurna DPRK Aceh Besar pada Senin (9/4/2018).

Silaturrahmi dengan masyarakat dalam kegiatan reses tersebut Anisrullah mendengarkan keluhan, masukan, serta aspirasi yang disampaikan perwakilan dari tiga kecamatan itu.

“Kita dalam reses ini juga menyampaikan pencerahan kepada guru dan orang tua murid, bagaimana cara mendidik anak,” jelas Anisrullah.

Selain itu, dalam kesempatan reses ini, ia meminta kepada masyarakat untuk mempersiapkan diri untuk menggunakan hak suara dan tidak menjadi golong putih (golput) pada Pemilu legislatif dan presiden tahun 2019.

Dalam reses ini, Anisrullah juga menyampaikan keunggulan yang dimiliki PKS, di antaranya istiqamah dalam setiap keputusan yang dibuat, memiliki daya kerja yang kuat, sumber daya manusia (SDM) memadai yang bertitel S1, S2, dan S3.

Kegiatan reses anggota DPRK Aceh Besar Anisrullah dari PKS di daerah pemilihan (Dapil) III meliputi Kecamatan Darul Kamal, Darul Imarah, dan Simpang Tiga. Dihadiri 150 orang yang terdiri dari guru PAUD, orang tua murid, perwakilan di tiga kecamatan tersebut.

“Reses dilakukan empat bulan sekali atau tiga kali setahun. Reses sudah menjadi ketentuan dari pemerintah bahwa anggota dewan tidak hanya bersidang, tapi harus turun ke lapangan bertemu masyarakat sehingga keluhan warga bisa diperoleh,” katanya. (FNH/Ant)

Sumber : wartaekonomi.co.id

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan